Utusan Presiden Indonesia, Alwi Bin Syihab yang sedang berkunjung ke Yaman saat ini berkesempatan untuk mengunjungi beberapa saksi sejarah di kota Tarim dan Seiyun.
Dengan ditemani Wakil Provinsi Gubernur Hadhramaut, Ahmad Junaid al-Junaid dan Anggota
Majelis Permusyawaratan Muhammad Husain al-Idrus, Alwi Shihab bersama rombongan mengunjungi Rubat Tarim dan
Pesantren Darul Mustafa di Tarim.
Utusan itu menyampaikan kekagumannya akan fenomena sejarah yang mencatat keeratan rakyat Yaman
di daerah tersebut dan andil mereka dalam membangun peradaban di luar Yaman dan menyebarkan
agama islam di seluruh penjuru dunia diantaranya Asia Tenggara, khususnya Indonesia.
Alwi Syihab juga mengatakan bahwa lembaga-lembaga pendidikan agama seperti Rubat Tarim dan Darul
Mustafa memiliki andil yang sangat kuat dalam mendidik ilmu agama islam dengan asas tengah-
tengah moderat dan jauh dari kekerasan dan fanatik, di sela-sela kunjungannya, Alwi Syihab juga
mengajak semua pelajar Indonesia untuk bersungguh-sungguh dalam belajar agar kelak bisa
bermanfaat di Indonesia.
Selain itu, Alwi juga mengatakan bahwa dipilihnya Tarim sebagai Ibukota Peradaban Islam 2010 tepat karena generasi-generasi dari kota ini sangat berjasa dalam menyebarkan agama islam di seluruh dunia, ditambah lagi
dengan keberadaan lembaga-lembaga pendidikan yang menelorkan da'i-da'i yang menyebarkan islam
dengan damai dan maudzah hasanah nasehat yang baik.
Wakil Provinsi Hadhramaut, Ahmad al-Junaid bersama Utusan Presiden Indonesia, Alwi Syihab
berdiskusi seputar ikatan sejarah yang menghubungkan Yaman dengan Indonesia, cara untuk semakin
mempererat ikatan ini, dalam kesempatan tersebut dijelaskan juga oleh anggota majelis
permusyawaratan, Muhammad Husain al-Idrus, peluang-peluang investasi di Provinsi Hadhramaut, di
seluruh bidang yang ada.