Seyun, Hadhramaut.info – Komite Teknis tengah menggodok Introduction Book (buku pengenalan) kota Tarim, yang mencakup konten buku dan teknis penyusunannya sebelumacara peresmian Tarim kota budaya Islam 2010 mendatang. Komite juga mempresentasikanpada hari Rabu dalam rapat yang dipimpin langsung oleh wakil urusan wadi dan shahra'wilayah Hadhramaut Umair Mubarok Umair – mepresentasikan konten buku yang mencakuppengenalan singkat dan sekapur sirih seputar sejarah sekaligus menguraikan sisikeistimewaan kota Tarim dalam setiap perkembangan sejarah Islam.
Umair jugamenandaskan pada pertemuan yang juga dihadiri para petinggi pemerintahan yakni wakil pembantu gubernur urusan wadi dan shahra' Fahd Shaleh al-A'jam juga direktur kantor menteri kebudayaan wadi Hadhramaut Ahmad Abdullah bin Duwais – mendaskan keseriusanpemerintah pusat dalam mensukseskan berlangsungnya acara istimewa yang tergolong besar ini serta melaksanakan program yang ditetapkan selaras dengan semangat ilmiyahdan sejarah kota Tarim.
Umair juga berharap konten buku pengenalan kota Tarim yang tengah digodok itu memuat materi-materi pokok budaya yang proporsional untuk mengenalkan karakteristik agama, keilmuaan, kebudayaan, ekonomi, situs bersejarah serta focus pada pembahasan dimensi budaya imigrasi dan pola kemasyarakatan serta semangat putra Hadhramaut untuk menyebarkan Islam sehingga membuat mereka istimewa di seantero dunia. Beliau juga menekankan pembatasan bahasan yang jelas untuk poin-poin penting pada buku yang akan diterbitkan dan dibagikan pada medio tahun 2010 ke seluruh tamu dan pengunjung dari berbagai Negara Arab dan Islam yang akan tiba di kota Tarim.
Penting disebutkan bahwa kota Tarim merupakan ibu kota budaya Islam pada tahun 2010 yang akan datang atas prakarsa Organisasi Pendidikan, Sains dan Kebudayaan Islam (ISESCO). Tarim juga tersohor dengan kota wali serta jumlah masjidnya yang mencapai 365 dengan menara masjid Muhdhor setinggi 150 m dari tanah liat sebagai symbol peradaban dan kebudayaannya. (AM/Sabanet)