Tareem-Hadhramaut.info. PPI ( Persatuan Pelajar Indonesia ) wilayah
Hadhramaut selasa sore kemarin (24/3) memperingati hari maulid Nabi
Muhammad SAW. Namun yang membuat acara tersebut berbeda dari acara maulid yang lain adalah kehadiran Duta besar Republik Indonesia untuk Republik Yaman, Bapak Drs. Nurul Auliya dalam acara tersebut. Menurut Sirojuddin Muhtar, ketua Panitia acara tersebut, kedatangan Dubes sebenarnya bukan merupakan undangan resmi dari Panitia, akan tetapi beliau datang ke Tareem untuk memenuhi undangan Habib Umar rektor Darul Musthofa Tareem, guna menghadiri acara serupa di lembaga pendidikan tersebut. " Setelah menghadiri acara Maulid di Darul musthofa, dubes berkenan untuk menghadiri acara kita dan meluangkan waktu beliau untuk melakukan dialog interaktiv dengan Mahasiswa " ungkap Siroj, panggilan akrabnya, kepada Hadhramaut.info.
Acara yang diadakan di rumah dai masyhur, Al habib Ali Zainal Abidin Al Jufri tersebut dimulai pada pukul 15.30 waktu setempat, tepat setelah jamaah Sholat Ashar. Dalam sambutannya, alumni Fakultas Bahasa dan sastra Arab, UIN Yogjakarta tersebut menuturkan terdapat banyak hal yang bisa kita teladani dari Rasulullah SAW, terutama kegigihan, keuletan, dan kesabaran beliau dalam menyebarkan dakwah islam di jazirah Arab waktu itu. Semua sifat tersebut merupakan suri tauladan yan harus kita pribadikan dalam diri semua muslim, terutama para mahasiswa yang saat ini belajar di negeri Arab seperti hadhramaut ini.
Selain sifat-sifat tersebut, lanjut beliau, ada hal lain yang juga harus kita teladani yaitu menejemen dakwah beliau. Beliau mengawali dakwah dengan diam-diam, hanya dalam lingkup keluarga beliau pada awalnya, baru kemudian setelah dirasa memungkinkan, beliau memulai dakwah dengan terang-terangan.
Selain membicarakan ketauladanan Rosul, dubes juga memberikan penjelasan yang detail menngenai mekanisme Pemilihan Umum April mendatang. " Saya berharap,hajatan demokrasi yang akan kita selenggarakan April mendatang berjalan dengan lancar dan tidak ada hambatan yang berarti " ungkap beliau menutup sambutannya.
Usai memberikan sambutan, dubes berkenan memberikan waktu guna melakukan dialog interaktif dengan semua mahasiswa yang hadir dalam acara tersebut. Para Mahasiswa pun tidak menyia-nyiakan kesempatan itu dan mengajukan beberapa pertanyaan sampai ahirnya acara tersebut berahir menjelang maghrib waktu setempat. ( Nawafafalacha )