Pesta Peringatan HUT Persatuan Yaman Di Malaysia
The Source: Saba - 25/05/09
Home \
Lain-lain
Kualalumpur,al-Tahwra. Duta Besar Yaman di Malaysia, Abdullah Al-Muntasir menyatakan bahwa
persatuan Yaman sangat mendarah daging di hati rakyat meski di sana-sini banyak hujatan untuk
memisahkan Yaman hal ini disampaikannya pada pembukaan pesta seni dan budaya yang diadakan oleh
para pelajar Yaman di Malaysia bekerjasama dengan Kedutaan Besar Yaman di Malaysia dalam rangka
memperingati HUT Persatuan Yaman Ke-19 pada hari Sabtu.
Dalam pidatonya al-Muntasir mengatakan para pemuda adalah generasi yang akan datang dan negara
sangat membutuhkan para pelajar, keberadaan kalian wahai para pelajar adalah alasan kuat
keseriusan para pemimpin kita dalam menjadikan para pemudanya sebagai golongan terpelajar.
Al-Muntasir juga mengucapkan selamat HUT Persatuan Yaman Ke-19 bagi para pelajar, dan memotivasi
mereka untuk meningkatkan kerajinan, kesungguhan dan usaha mereka untuk sukses dalam belajar.
Dari pihak para pelajar, wakil mereka, Umar hamud Khalid al-Sufi, dalam sambutannya mengatakan,
persatuan Yaman akan tetap terjaga, keterjagaan itu terbukti dari mulai terjalinnya persatuan
dan persaudaraan serta kekeluargaan yang kuat diantara hati-hati putra-putri Yaman, perasaan
yang menyeluruh ini tidak akan pernah menutupi kemauan rakyat untuk melakukan hak-haknya dalam
demokrasi, dan kebebasan.
Pesta yang dihadiri ribuan bangsa Yaman ini dimeriahkan pula dengan penampilan beberapa orang
seniman, seperti Yasir al-Absy dan Fahmi al-Qibathy, tak kalah para pelajar pun menyajikan acara
tari-tarian tradisional Yaman baik itu tari Sana'a, Hadhramaut, Lahj, dan lain sebagaianya yang
dikiuti oleh para peserta dari berbagai kewarganegaraan.
Hadir dalam pesta tersebut, Abdullah al-Faqih, Menteri Khusus Bidang Kedutaan Besar Yaman di
Malaysia, Ahmad Said, Penasihat, Fuad Hail, Direktur Cabang Perusahaan Pasifik, Muhammad al-
Maflahy, Direktur Yemenia Airlines di Malaysia, Kapten Luthf, Direktur Cover Pesisir bagian
teluk Aden, serta para pejabat dan akademisi di universitas-universitas Malaysia, termasuk di
dalamnya kantor berita Kuwait.
|