Seiyun-hadhrmauat.info. Kota Tarim yang terkenal dengan sebutan Kota Wali itu akan menjadi kota pertama di negeri Yaman sebagai kota peradaban islam tahun 2010 setelah beberapa negara mengakui jasa dan peran kota tersebut dalam pengembangan dan penyebaran islam ke seluruh dunia.
Kini menjelang tahun 2010 kota yang memeiliki masjid sebanyak 365 itu tengah bersiap-siap dan berbenah diri dengan menggodok sejumlah agenda yang akan dipertontonkan pada hari "H" nanti.
"Ini sengaja dilakukan sejak dini agar benar-benar siap pada hari H nanti, karena ini merupakan pertama kali yang menjadikan kami bangga akan kota tersebut, sehingga persiapannya harus matang", tegas Wakil Gubernur wilayah lembah dan sahara, Umair Mubarak Umair pada pembukaan rapat kordinasi Pemprov Hadhramaut hari ini (11/9) di Distrik Seiyun.
Disebutkan bahwa beberapa negara islam telah mengakui Kota Tarim dengan model islam yang berakidah Ahli Sunnah Waljama'ah dan menganut madzhab Syafi'iyah ini terbukti paling pesat dalam penyebarannya. Hal itu bisa dibuktikan dengan kondisi muslim di Amerika, Eropa, Asia Tenggara dan Benua Afrika yang berakidah ahlisunnah waljama'ah, mereka mengenal islam melalui para da'i asal Kota Tarim, sehingga tradisi keislaman di wilayah tersebut hampir sama dengan Kota yang kini dihuni oleh ribuan pelajar dan mahasiswa dari lima benua di dunia itu.
Selain mambahas kesiapan Kota Tarim dalam menyambut tahun peradaban islam 2010, rapat yang dihadiri oleh sejumlah petinggi partai politik juga membahas partisipasi partai dalam membantu korban bencana banjir yang terjadi pada akhir Oktober akhir tahun lalu dan menghimbau kepada semua komponen bangsa agar menjaga persatuan dan kesatuannya dengan mengutamakan dialog dan menerima pendapat orang lain.
Wagub yang memimpin rapat tersebut memuji komitmen pemerintah Distrik Seiyun yang memegang prinsip terbuka menerima pendapat orang lain dan kebebasan berfikir tetapi tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, tegas wagub lagi.