Direktur koordinasi dan komunikasi dengan WTO, Hamoud al-Najjar mengatakan, dialog baru antara Yaman dan WTO juni mendatang sedang dalam persiapan. Pembicaraan itu akan diarahkan ke topik-topik yang akan menjadikan Yaman salah satu anggota dari organisasi ini, termasuk cara mengatur arus barang-barang dagangan dan pelayanan-pelayanan sesuai dengan sistem perundang-undangan Yaman.
Najjar mengisyaratkan bahwa Yaman telah membuat kemajuan berarti di bidang perbaikan hukum dan sedang merumuskan undang-undang yang akan melancarkan usaha Yaman untuk menjadi anggota WTO.
Dikatakan menurut rencana pemerintah Yaman akan mulai masuk anggota pada 2009 mendatang.
Yaman juga akan meningkatkan dialog dengan China, Amerika, dan Uni Eropa dengan cara mengadakan penandatanganan kesepakatan-kesepakatan dengan Negara-negara diatas.
Najjar juga mengatakan bahwa Yaman telah mengambil sebuah konsep undang-undang untuk melindungi produk-produk nasional dalam usaha untuk mengelak pemalsuan setelah menjadi anggota WTO.