Sana'a, sabanews.net - Pemerintah AS mengumumkan pada hari Sabtu (12/02)
tentang pencabutan larangan kargo udara dari Yaman ke AS, termasuk
perusahaan Yaman Airways.
Duta Besar AS untuk Yaman Gerald Feierstein menginformasikan hal itu kepada Menteri Transportasi Khalid al-Wazir saat pertemuan keduanya di Ibukota Sana'a, dengan pencabutan tersebut memungkinkan angkutan udara dari Yaman ke AS sesuai dengan peraturan dan kondisi khusus tanpa rintangan.
Keputusan ini merupakan hasil pengajuan tim AS teknis yang telah mengunjungi Yaman baru-baru ini untuk melihat langkah-langkah keamanan dan keselamatan di Bandara Internasional Sana'a dan memastikan sesuai dengan standar internasional dan kondisi dari Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO),kata Feierstein.
Dia memuji prosedur dan langkah yang diambil di bandara Yaman, ia juga mengkonfirmasikan kedalaman hubungan bilateral antara kedua negara di berbagai daerah.
Dalam pertemuan tersebut, al-Wazir dan Feierstein mendiskusikan kemungkinan meningkatkan bidang kerjasama tentang pelatihan dan rehabilitasi staf Sana'a International Airport.
Al-Wazir menganggap keputusan ini mencerminkan hubungan yang berbeda antara kedua negara sahabat dan meningkatkan upaya kedua negara dalam memerangi terorisme dalam kemitraan internasional dalam aspek ini.
Dia menekankan pentingnya mengeluarkan keputusan lengkap mengangkat larangan terbang.
Disebutkan, Penemuan bahan peledak di dua bidang yang diposting dari Yaman dan ditujukan kepada sinagoga di Chicago pada Oktober 2010, memimpin beberapa negara termasuk Amerika Serikat untuk melarang semua angkutan udara yang berasal dari Yaman.