Sana'a, sabanews.net - Presiden Yaman, Ali Abdullah Saleh hari ini, Ahad
(13/02) bertemu Pihak Koalisi Nasional untuk membahas komunike dari
Rapat Gabungan Pihak dan mitra yang dikirim dalam konferensi pers di
Sanaa.
Sepuluh hari lalu, Presiden Saleh membuat konsesi termasuk berjanji tidak akan mencalonkan diri sebagai presiden dan tidak akan membawa anaknya kepada tampuk kekuasaan setelah masa jabatannya berakhir pada tahun 2013.
Saleh juga mengumumkan inisiasi untuk reformasi politik dan ekonomi dan menyerukan untuk melanjutkan dialog antara partai yang berkuasa dan oposisi melalui komisi selama empat hari dan melaksanakan Perjanjian Februari 2009 dan Juli 2010. konsesi Saleh dan inisiasi disambut dan didukung oleh sebagian besar masyarakat lokal, regional dan internasional.
Pertemuan tersebut menekankan rekonsiliasi dan menghindari kekacauan negara, dan menekankan dialog sebagai cara terbaik untuk mengatasi berbagai masalah.
Pertemuan itu menyambut baik penerimaan JMP terhadap inisiatif presiden untuk melanjutkan dialog, dan berharap kepada empat komisi supaya melanjutkan programnya minggu ini sesuai dengan Perjanjian Februari 2009 dan Juli 2010 Acara.
Pihak Koalisi Demokratis Nasional berharap bisa mengadakan dialog nasional yang sukses yang dapat menyebabkan diadakannya pemilihan parlemen secepatnya.
Sebelumnya, Pihak Rapat Gabungan dan mitranya secara resmi menerima panggilan untuk melanjutkan dialog dengan partai yang berkuasa yang digagas oleh presiden sepuluh hari yang lalu.
Dalam konferensi pers di Sana'a, koalisi oposisi mengatakan mereka siap untuk menandatangani dokumen minggu ini untuk menentukan langkah-langkah praktis untuk melanjutkan dialog dan membuatnya sukses tanpa penundaan.