Sana'a, sabanews.net - Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh pada hari Kamis
(24/02) memimpin pertemuan kepemimpinan Negara berskala nasional untuk
membahas berbagai isu dan perkembangan di arena nasional, sebagai upaya
mendorong dialog nasional.
Pada pertemuan tersebut, Presiden Saleh meninjau sejumlah inisiatif dan langkah-langkah yang dibuat oleh dia dalam rangka untuk menghapus ketegangan dan untuk memajukan dialog nasional.
Pertemuan ini menyetujui pembentukan sebuah komite yang dipimpin oleh Perdana Menteri dan keanggotaan beberapa menteri untuk melakukan dialog yang konstruktif dan terbuka dengan kaum muda, termasuk mereka yang duduk di dalam sejumlah kotak, terutama di Universitas Sana'a, Tahreer Square di ibukota Sana'a, Taiz dan provinsi Aden, dan untuk mendengarkan dari kaum muda tentang isu-isu dan aspirasi mereka untuk memastikan menangani masalah mereka dan memberikan prioritas kepada mereka.
Para petugas juga membahas situasi ekonomi dan pembangunan, terutama yang berkaitan dengan masalah mengatasi pengangguran dan menciptakan peluang kerja untuk mereka.
Mereka menekankan perlunya untuk mempercepat pembentukan dana untuk mendukung lulusan universitas serta mengadopsi usaha kecil dan pinjaman lunak yang memberikan kesempatan kerja bagi pemuda dan memperbaiki kondisi hidup mereka.
Dalam pertemuan tersebut, para peserta juga membahas bagaimana memperbaiki nilai tukar mata uang nasional (Riyal Yaman) dan mencegah manipulasi oleh beberapa manipulator yang mengambil keuntungan dari kondisi saat ini.
Dalam hal ini, pertemuan itu memperingatkan manipulator dan spekulator dalam harga mata uang dalam rangka mencapai kepentingan tidak sah dan merugikan perekonomian nasional, dan diarahkan pemerintah serta Bank Sentral Yaman untuk mengambil semua tindakan untuk memperbaiki nilai mata uang nasional terhadap mata uang asing, khususnya dolar AS, dan meminta pertanggungjawaban para manipulator dari nilai tukar mata uang sesuai dengan hukum.
Selain itu, pertemuan juga membahas laporan tentang situasi kesehatan di provinsi Hodeidah terkait penyebaran beberapa penyakit epidemi yang telah mempengaruhi sejumlah daerah di provinsi ini dan menyebabkan kematian, dan memerintahkan pemerintah untuk segera mengirim tim medis ke provinsi tersebut untuk menyelidiki penyebab yang menyebabkan penyebaran penyakit tersebut dan memberikan pengobatan penderita yang sudah terinfeksi.
Selain itu, pertemuan membahas sejumlah isu menyangkut kondisi tanah air dan warga negara dan mengambil keputusan yang akan diberlakukan kepada mereka.