Sana'a, 10 April - Polisi di ibukota Sana'a kemarin Sabtu (09/04) telah
menutup kantor stasiun telivisi Al-Jazeeradengan segel lilin merah, dan
ditarik lisensi yang diberikan kepadanya oleh Departemen Informasi
Yaman.
Sebuah sumber informasi resmi telah menjelaskan bahwa ditutupnya Al-Jazeera setelah stasiun telivisi yang bermarkas di Qatar gigih dalam melaksanakan skema sabotase yang bertujuan untuk memicu perselisihan, kebencian dan pertempuran di beberapa provinsi Yaman.
Sumber itu menambahkan bahwa Al-Jazeera juga telah melakukan serangkaian pelanggaran hukum dan sering melanggar aturan media, objektivitas dan aturan profesional, selain berlebihan dan berusaha untuk memicu hasutan ketika berhadapan dengan apa yang terjadi di arena Yaman, Al-Jazeera juga memihak mereka yang anti pemerintah.
"Mengingat keterbukaan dan intervensi yang diulang-ulang dalam urusan internal Yaman oleh media mencurigakan, kantor Al-Jazeera di Sana'a ditutup dengan segel lilin merah", kata sumber itu.