Sana'a(Saba)-Yaman mendapatkan laba dari hubungan dagang dengan Cina pada tahun 2010 sebesar 138,5 miliar riyal,terjadi penurunan yang cukup banyak,setelah pada tahun sebelumnya(2009) keuntungan yang diperoleh mencapai 166 milyar riyal.
Penurunan ini disebabkan berkurangnya volume perdagangan antara kedua negara karena penurunan permintaan konsumen sebagai akibat dari krisis ekonomi global dan dampaknya terhadap lalu lintas komersial di dunia, termasuk Yaman, dan China.
Menurut data yang diperoleh kantor berita Yaman (Saba), volume pertukaran perdagangan antara Yaman dan Cina tahun 2010 merosot menjadi 423,9 miliar riyal, dibandingkan dengan tahun 2009 yang mencapai 470,8 miliar riyal.
Barang-barang yang diekspor dari Yaman ke China, berupa ikan, udang,cumi-cumi, kopi, dan madu selama tahun 2010 senilai sekitar 281,2 miliar riyal,atau mengalami penurunan sebesar 37,2 miliar riyal.
Sedangkan nilai impor Yaman dari Cina yang berupa alat-alat elektronik, tekstil, furnitur, makanan, bahan konstruksi, alat tulis,suku cadang mesin,pada tahun lalu (2010) mengalami penurunan yang signifikan,dari tahun 2009 nilai impor Yaman dari Cina mencapai nilai 153,3 miliar pada tahun 2010 senilai sekitar 142,7 miliar riyal Yaman.
Ketidakstabilan nilai tukar riyal Yaman dengan mata uang asing dinilai sebagai salah satu faktor yang mengakibatkan penurunan volume perdagangan antara Yaman dengan banyak negara.