Sana'a - Milisi dari Universitas Al-Iman dan pengikutnya menyerbu kantor Kejaksaan Agung dan menjarah barang bukti kejahatan mereka.
Seorang pejabat di pasukan keamanan mengatakan bahwa milisi bersenjata milik Universitas Al-Iman dan Ikhwanul Muslimin (Partai Reformasi) yang didukung oleh unsur-unsur bersenjata dari devisi lapis baja Selasa malam masuk ke Kantor Kejaksaan Agung (Kejagung) dan menjarah semua file kasus mereka yang akan diungkap di Kejagung. mereka juga menyita barang bukti kejahatan pada kasus sebelumnya yang masih dalam proses penyelidikan.
Sumber mengutuk tindakan tersebut yang merusak moral dan keadilan dengan hilangnya kasus mereka yang akan disidangkan, karena itu, tambah sumber, mereka harus bertanggungjawab atas tindakannya itu secara hukum.
Akibat dari penjarahan tersebut, Dewan Agung Yudisial akan mengadakan pertemuan darurat hari ini Rabu (01/6) untuk menindaklanjuti kasus-kasus mereka.
Universitas Al-Iman merupakan universitas swasta yang mendukung pemberontakan di Yaman pimpinan Syekh Abdul Majid al-jindani, seoarng tokoh yang berseberangan akidah dengan para Habaib (keturunan Nabi SAW) di Hadhramaut.