Riyadh - Presiden Yaman Ali Abdullah Shaleh kemarin, Selasa (14/6) menerima panggilan telepon dari Raja Saudi Arabia, Abdullah bin Abdul Aziz Ali Saud untuk yang pertama kalinya sejak terjadinya pengeboman di Masjid an-Nahdain di kawasan istana presiden yang menewas 6 perwira dan melukai sejumlah pejabat teras termasuk presiden Ali abdullah Shaleh.
Raja Abdullah meyakinkan bahwa kesehatan Presiden Shaleh membaik dan berharap semoga kesehatannya cepat pulih seperti sedia kala. Selain itu Raja Abdullah juga meyakinkan bahwa hubungan Yaman-Saudi tetap baik dan mendukung persatuan Yaman serta membantu agar Yaman dapat keluar dari krisis politik yang sekarang terjadi.
Sementara itu, Presiden Yaman menyampaikan terima kasih kepada Raja Abdullah atas perhatian dan bantuannya dalam memberikan perawatan dan pengobatan kepada dirinya.
Selain itu keduanya juga membicarakan tentang peningkatan hubungan kerjasama kedua negara dalam berbagai bidang terutama upaya mengatasi krisis saat ini.
Presiden Yaman dirawat di Rumah Sakit Militer di Ibukota Saudi, Riyadh sejak terjadinya pengeboman saat menunaikan shalat Jum'at di Masjid An-Nahdain di kawasan istana presiden (04/6).