Mukalla-hadhramaut.info, Presiden Yaman, Ali Abdullah Saleh Jumat
kemarin (23/9) kembali menyerukan gencatan senjata kepada semua pihak
yang bertikai.
Seruan itu disampaikan Presiden saat tiba Ibu kota Sana'a setelah kurang lebih empat bulan menjalani pengobatan dan perawatan di Riyadh, Saudi Arabia pasca pengeboman awal Juni lalu.
Prresiden menegaskan "selama Riyadh saya bisa menghayati betapa pentingnya perdamaian dan keamanan serta stabilitas nasional, kekerasan tidak menyelasaikan masalah malah akan menambah parah. sya juga telah berpikir panjang bahwa untuk menyelasaikan konflik dan krisis politik harus diselesaikan dengan berdialog dan berunding, bukan kekerasan".
Diketahui bahwa akhir-akhir ini konflik itu semakin memanas dan terjadi bentrok antara kubu pendukung pemerintah dengan para pemberontak di Ibu kota Sana'a.