Sana'a-hadhramaut.info, United Nations (UN) mengatakan bahwa Yaman
menempati posisi ketujuh di dunia dalam daftar negara yang paling
menderita karena krisis kemanusiaan di negara itu.
Hal itu seperti diungkapkan Perwakilan PBB di Yaman Ghulam Popal pada pertemuan Minggu kemarin dengan Menteri Perencanaan dan Kerjasama Internasional Mohammed al-Sa'adi.
Kedua pejabat itu membahas beberapa isu hubungan kerjasama antara Yaman dan PBB serta cara untuk meningkatkannya untuk melayani tujuan dimaksud.
Mereka juga meninjau pengaturan berkesinambungan untuk mengadakan konferensi donor untuk Yaman.
Al-Sa'adi memuji peran aktif PBB dalam membantu pemerintah Yaman untuk melakukan konferensi dengan sukses.
Sementara itu, pejabat PBB memuji peran dan upaya yang diberikan oleh Menteri terkait masalah krisis, ia menyatakan bahwa PBB telah menyelesaikan dokumen dan mengirimkannya serta presentasi visual yang akan disajikan selama sesi konferensi pada situasi dan kebutuhan kemanusiaan di Yaman .
Menteri menegaskan bahwa dampak dan implikasi dari masalah kemanusia di Yaman merupakan prioritas pemerintah dalam periode mendatang, ia mencatat pentingnya memobilisasi semua upaya masyarakat dalam rangka mengatasi konsekuensi dari masalah Kemanusiaan.