Yaman akan meminta kepada Badan Internasioanal Enegi Atom (IAEA) dana sebesar USD 2 juta untuk bantuan teknis pelaksanaan proyek-proyek lapangan seperti pertanian, obat-obatan, keamanan dan keselamatan nukler, serta penelitian-penelitian ilmiah.
Permintaan ini akan dibuat pada sidang IAEA berikutnya yaitu pada 2009-2011.
Mentri energi dan kelistrikan, Mustapha Bahran mengatakan dia akan mendiskusikan dengan para pejabat IAEA tentang bantuan sebesar USD 105 juta yang akan diberikan untuk proyek pusat penanggulangan penyakit kanker dan pengobatan bahaya nukler.
Ditambahkan, badan tersebut IAEA akan mempersiapkan pusat penanggulangan tersebut dengan menyiapkan peralatandan teknologi yang dibutuhkan disamping menyiapkan para tenaga ahlinya.