Swasta Tolak Bergabung Dengan WTO
The Source: mukallatoday/indo.hadhramaut.info - 21/06/2009
Home \
Ekonomi
Sana’a-Mukallatoday. Pihak swasta mengancam akan turun ke jalan dan melakukan mogok masal apabila pemerintah tidak menunda proses penggabungan Yaman dalam organisasi perdagangan dunia (WTO) Seorang pejabat dari Federasi Kamar Dagang dan Industri Yaman mengatakan, bahwa sektor swasta merasa tidak puas atas upaya negosiasi yang dilakukan oleh komite nasional untuk bergabung dalam Organisasi Perdagangan Dunia. Karena negosiasi tersebut tanpa melibatkan sektor swasta sebagai pihak yang paling berkepntingan dengan WTO Wakil Kepala Kamar Dagang dan Industri Muhammad Saleh mengatakan, bahwa pihak WTO tidak setuju dengan persyaratan yang diajukan oleh pihak swasta, hal tersebut membuat sektor swasta untuk mengundurkan diri dari Komisi, sementara pihak Pemerintah terus melakukan negosiasi dengan WTO, seperti yang diberitkan baru-baru ini, pemerintah Yaman telah menandatangani kesepakatan awal dengan Uni Eropa untuk mempercepat penggabungan Yaman dalam WTO, disamping munculnya dukungan dari Amerika dan Australia Lebih lanjut Muhammad Saleh memberi alasan mengapa pihak swasta tidak setuju dengan sikap pemerintah yang ngotot untuk bergabung dengan WTO. Menurut Muhammad Saleh, pihak swasta di Yaman masih lemah, tidak memenuhi syarat, disamping itu ada beberapa masalah dengan Pemerintah belum terselesaikan, diantaranya pemungutan biaya dari pedagang, pajak penjualan, dan tidak adanya kemitraan antara sektor swasta dan pemerintah. Selain itu menurut Muhammad Saleh, angka pengangguran di Yaman masih sangat tinggi, pasar penuh dengan produk-produk palsu dan barang-barang yang tidak diketahui sumbernya, dan bergabungnya Yaman dalam WTO dengan tanpa standar yang memperhatikan keadaan ekonomi Yaman, justru akan menjadi bencana bagi sektor swasta Namun kekhawatiran pihak swasta tersebut, rupanya bukan merupakan suatu alasan yang kuat untuk menghentikan proses keanggotaan Yaman dalam WTO, sebagaimana disampaikan oleh Menteri Perindustrian dan Perdagangan Yaman Yahya Al Mutawakil,.
|