Seiyun-hadhramaut.info. Menteri Luar Negeri (Menlu) Singapoera, Zainal Abidin Rosyid bersama rombongan berkunjung ke kota pusat budaya islam 2010, Tarim Hadhramaut kemarin (27/6).
Dalam kunjungannya, Menlu yang katanya juga keturunan Hadhramaut itu mengunjungi beberapa tempat bersejarah seperti kota peradaban kuno yang menduduki peringkat empat dunia, Shibam, Tarim dan Seiyun. Kedatangan Menlu Singapoera bersama rombongan disambut hangat oleh pejabat setempat, seperti Wagub bagian lembah dan padang pasir, Ahmad Junaid Aljunaid dan Dirut Kementerian Luar Negeri Hadhramaut, Husain bin Aqil.
Menlu yang baru pertama kali berkunjung ke negeri nenek moyang itu terkagum-kagum melihat bangunan di Kota Tarim dan sekitarnya yang terbuat dari tanah liat apalagi ketika melihat bangunan yang menjulang tinggi di Kota Shibam sangat pas dengan sebutan Manhattan-nya Yaman.
Menurut Menlu Zainal Abidin, Kota Tarim yang resmi mendapat gelar kota peradaban islam 2010 itu sangat cocok, karena dari kota itulah islam tersebar ke seluruh penjuru dunia terutama di Asia Tenggara termasuk di negerinya. Orang Hadhramaut dahulu sangat berjasa dalam penyebaran islam di Singapoera sehingga kami sangat berhutang budi kepada mereka, tegas Menlu kepada Kantor berita Yaman, Saba.
Hadharim (sebutan buat bagi orang-orang Hadhramaut) dikenal sangat ramah sehingga dalam memperkenalkan islam bisa diterima semua pihak tanpa ada pertentangan dan permusuhan, itulah kenapa saya sangat setuju kalau Kota Tarim Khususnya disebut kota peradaban islam 2010, tegasnya lagi.