Hari Ginjal Dunia Maret 2026, Diskusi Riset "Arahan Pangan Untuk Pengidap Cuci Darah Di Pusat Medis Fatimah Babatin Seiyun"
The Source: hadhramaut.info - 14/5/2026
Home \
Budaya
Di Aula Akademi Rumah Sakit Umum Seiyun dilaksanakan sidang riset :"Arahan Pangan Untuk Pengidap Cuci Darah Di Pusat Medis Fatimah Babatin Seiyun, dalam rangka merayakan hari ginjal dunia yang diadakan oleh Kantor Kementerian Kesehatan Dan Populasi Lembah Hadhramaut yang dibiayai oleh lembaga Al-Silah. Periset Bajubair menjelaskan risetnya kepada majelis sidang yang terdiri dari : Dr. Zahir Alwi Mauladawilah, Ahli Penyakit Dalam Dan Ginjal Di Pusat Medis Fatimah Babatin Seiyun, sebagai kepala majelis, da dianggotai oleh, Supervisor Riset, Husain Ahmad Bakathir, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Seiyun, dan Dr. Saleh Khamis Basalamah, Ahli Penyakit Dalam Dan Ginjal Di Pusat Medis Fatimah Babatin Qatn, Pelaksana Direktur Kantor Kementerian Kesehatan Lembah Hadhramaut, Dr. Saleh Ba-uwaidhain, dan Dirut Pusat Medis Fatimah Babatin, Dr. Said Baruwaisyid, dan beberapa riseter dan akademisi lainnya.
Bajubair menyampaoikan bahwa riset ini bertujuan menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi penderita gagal ginjal dan usulan penanganan secara pangan untuk memperbaiki kesehatannya, di samping efek meluasnya malnutrisi di masyarakat, juga pesan agar diperbaiki mutu penanganan pangan dan kehidupan penderita setiap hari.
Bajubair menjelaskan dalam risetnya yang terdiri dari 55 lembar dan terbagi dalam 6 pasal, utamanya masalah kondisi pangan saat ini, meluasnya malnutrisi, dan kurangnya unsur-unsur rumit diantara para penderita, faktor penyebabnya : efek masa pengobatan, kebiasaan pangan, kondisi sosial dan ekonomi, dan menyampaikan di akhir risetnya bahwa : pangan untuk penderita gagal ginjla bukan kebutuhan sekunder untuk pengobatannya tapi kebutuhan primer untuk penderita, dan kesadaran penderita akan makanan bermutu dan adanya ahli gizi yang baik akan membantu perbaikan kondisi penderita, para anggota majelis sidang memuji isi dari riset ini dan termasuk riset cumlaud di bidang ini.
Dirut Pusat Fatimah Babatin, Dr. Said Baruwaisyid, menyampaikan penghargaannya kepada riset ini yang terhitung riset pertama yang disidangkan oleh para ahli semacam ini.
Acara ditutup dengan pemberian penghargaan Fatimah Babatin kepada Periset Bajubair dan Supervisornya, Dr. Mawladawilah dengan perisai dari lembaga Al-Silah.
Periset :
Ahmad Awadh Muhammad Bajubair- Seiyun
Diploma perawat fakultas Mujtama-a Seiyun 2007
Diploma Pangan Manusia Institut Ulum Ali Sana-a 2019
Pegawai Di Pusat Medis Fatimah Babatin 2011
Penanggungjawab Perwatan Pusat Medis Fatimah Babatin Seiyun
Dosen Fakultas Mujtama-a Seiyun
Dosen Institut Ilmu Kesehatan Amin Nasyir Seiyun
|