Sana'a-Sabanews.net. Yaman yang terletak di ujung selatan semenanjung
arab untuk kali pertama mengikuti pertemuan negara-negara pengekspor gas alam yang akan
berlangsung (18-21/4) di Aljazair.
Menteri Perminyakan dan Pertambangan, Amir Al Idrus mengatakan, keikutsertaan Yaman dalam pertemuan tersebut merupakan kali pertama setelah masuk sebagai anggota negara pengekspor gas alam baru-baru ini.
"Masuknya Yaman dalam daftar negara pengimpor gas alam tak lepas dari peran pemerintah yang selalu mempromosikan produksinya ke dunia internasional", tegas Amir.
Disebutkan, Syerikat Gas alam Yaman akan segera memulai produksinya untuk kali kedua bulan April ini, dimajukan satu bulan dari rencana semula yaitu bulan Mei, untuk memenuhi pasar di Korea Selatan dan Amerika dengan total nilai sebesar 4,5 miliar dollar amerika.
Amir juga mengatakan, ada 7 perusahaan yang telah bergabung dalam pengolahan gas alam di wilayah Balhaf Yaman Selatan yang dikordinatori oleh perusahaan asal Perancis, Total. Dan kemarin sudah memulai produksinya setelah pengeboran gas di wilayah Ma'rib selesai dan disalurkan melalui pipa gas dari Ma'rib ke Balhaf.
Dengan demikian Yaman mampu memproduksi gas alam sebanyak 6,7 juta ton pertahun yang semuanya ditampung di Balhaf dan diekspor melalui pelabuhan Balhaf, tegas Amir kepada kantor berita yaman, Saba.