Damascus-Sabanews.net. Negara-negara Arab yang tergabung dalam
organisasi parlemen Arab, Jum'at (14/5) menyerukan agar negara-negara arab memutuskan hubungan dengan
israel secara langsung maupun tidak langsung terkait ulah negeri zionis itu terhadap palestina.
Seruan tersebut diserukan setelah parlemen arab mengadakan pertemuan di Damascus setelah negeri yahudi itu mengusir puluhan ribu warga palestina yang berada di Dhafa tepi barat yang diduduki Israel.
Dhafa merupakan wilayah Palestina yang berbatasan dengan wilayah Isreal, wilayah itu telah dirampas oleh Israel dan mengusir puluhan ribu warganya dengan memindahkan mereka ke Jalur Gazza. Aksi Israel membuat geram parlemen arab yang kemudian keluar kecaman agar negara-negara arab memutuskan hubungan dengan negeri biadab itu secara langsung maupun tidak langsung.
Parlemen arab juga mengeluarkan pernyataan bahwa dengan aksi tersebut Israel telah menodai dan merusak perdamaian antara arab dengan Israel. DIsebutkan, Israel telah menduduki wilayah tersebut sejak 1967 dan sekarang semakin membabi buta dengan mengusir warga dari tempat tinggalnya.
Selain itu Parlemen arab juga menegaskan tidak akan menerima juru runding yang akan menyebabkan pengesahan pendudukan israel di wilayah arab, kecuali agar menghentikan pendudukan israel di wilayah-wilayah palestina dan menarik diri dari wilayah-wilayah yang telah didudukinya dan mengakui keberadaan negeri palestina dengan Ibukota Alquds.