Mukalla-hadhramaut.info. Central Intelegence Agency (CIA) yang berpusat di Washington Amerika Serikat menyebutkan, pihaknya menyesalkan terbentuknya cabang Alqaida di Yaman.
Hal itu, sebagaimana dituliskan oleh koran washington post edisi 25 Agustus 2010. Di halaman depan tertulis jelas bagaimana badan intelejen amerika (CIA) mengatakan bahwa Alqaida memiliki cabang di Yaman yang mengancam stabilitas keamanan khususnya bagi Amerika Serikat.
Pernyataan CIA tersebut sangat mengejutkan, karena sejak tragedi 11 September 2001 lalu, CIA belum pernah menyatakan keresahannya menghadapi Alqaida seperti saat ini, Keresahan itu bukan karena eksistensi keberadaan jaringan tersebut yang berpusat di Pakistan, tetapi cabangnya di Yaman lebih berbahaya dan salah satu yang dapat mengancam keamanan Amerika, demikian seperti yang ditulis media tersebut.
Data statistik, masih menurut washington post, menyebutkan bahwa gerakan Alqaida di Yaman meningkat dan semua gerakan mereka ditujukan untuk menyerang CIA yang berada di Yaman, sehingga pihaknya meminta agar CIA dibekali dengan pesawat tanpa pilot.
"Gerakan Alqaida di Yaman saat ini sangat berbahaya dan paling kami waspadai sehingga kami harus menambah pasukan di sana", kata salah seorang intelejen seperti ditulis washington post. ia juga mengatakan, baru-baru ini CIA diserang oleh Alqaida di Pakistan.
Sampai saat ini belum diketahui langkah-langkah apa yang akan diambil oleh Amerika Serikat terkait Alqaida di Yaman, apakah seperti kebijakannya terhadap pakistan atau ada kebijakan khusus mengingat Alqaida di Yaman saat ini adalah yang paling berbahaya, tegas salah satu intelejen yang tidak mau di sebutkan namanya, seperti