Mukalla-hadhramaut.info. Hari Raya merupakan momen yang biasa digunakan untuk meluangkan kegembiraan khususnya bagi anak-anak di Provinsi Hadhramaut Yaman, namun kegembiraan itu hilang manakala Empat bocah dari satu keluarga tenggelam di pantai mukalla saat berenang di kawasan pantai Sittin Ibukota Provinsi Hadhramaut, Mukalla.
Empat anak tersebut adalah dari keluarga Alu Bawafid yang tengah rekreasi di kawasan pantai dan berenang dipinggiran pantai tepatnya hari kedua hari raya, Sabtu sore sekitar pukul 17.00 waktu setempat. Ombak laut sore itu rupanya tidak bersahabat karena berubah-rubah kadang tenang dan kadang mendesir begitu kencangnya, saat itulah empat bocah terseret ombak dan tenggelam.
mereka adalah,anak perempuan Miyadah Said Bawafid (9 tahun), Ahmad Bawafid (10 tahun), Abdullah Ahmad Bawafid (11 tahun), dan yang satu lagi belum ditemukan hingga kabar ini ditulis.
Dua bocah, Miyadah dan Ahmad ditemukan sudah tewas ditelan ombak sedangkan Abdullah Ahmad ditemukan dalam keadaan pingsan tak sadarkan diri dan langsung dilarikan ke rumah sakit Ibnu Sina, sementara satu bocah lagi belum ditemukan identitasnya sebab masih hilang dan dalam pencarian.
Pantai Sittin sebenarnya sudah sering menelan korban sehingga sejak enampuluhan tahun yang lalu menjadi kawasan terlarang berenang, namun di hari raya tahun ini anak-anak tidak mau menghiraukannya sehingga banyak pula dari anak-anak yang berenang di kawasan tersebut. Dengan kejadian tersebut maka pemerintah provinsi hadhramaut mengintruksikan agar kawasan itu menjadi kawasan terlarang agar tidak ada korban lagi.