Sana'a, hadhramaut.info - Kasus Pembunuhan terhadap seorang warga negara Perancis Bulan Oktober lalu mulai disidangkan hari ini, Selasa (02/11) yang dihadiri oleh pihak Amerika dan Yaman, dengan jaksa penuntut, Anwar Al-Awlaki.
Sidang diadakan di Ibukota Yaman, Sana'a yang dipimpin oleh ketua mahkamah Khusus. Sebagai tersangka adalah Hisyam Mohamad Ashim (19 tahun) dari Provinsi Taiz. Ia adalah seorang penjaga yang mengamuk di kantor grup energi Austria (OMV) pada 6 Oktober dan membunuh seorang warga negara Prancis dan melukai seorang Inggris.
Menteri Dalam Negeri Yaman, Mutahar Al-Masri, senin kemarin mengatakan, Asim memiliki hubungan dengan jaringan Al-Qaeda. Saat mengamuk, Ashi menembak salah seorang yang berada di lokasi merupakan tindakan terosris, katanya.
Al-Awlaki merupakan musuh yang paling berbahaya bagi AS, pada bulan April, CIA menerbitkan surat perintah untuk menangkap nya, mati atau hidup. Amerika Serikat mengatakan ia memiliki hubungan dengan tiga orang yang melakukan serangan pada 11 September.
Yaman telah mengatakan tidak akan mengekstradisi dia ke AS setelah ia berada dalam tahanan, karena hukum nasional mencegah menyerahkan warga negara ke negara lain.
Dikatakan juga bahwa al Awlaki sekarang ingin diadili di Yaman oleh otoritas nasional atas tuduhan terorisme, dan ketika ia ditangkap ia akan diadili di Yaman.