Abu Dhabi, sabanews.net - Menteri Luar Negeri Abu Bakar al-Qirbi hari
ini, Selasa (08/03) kepada mitra Teluk atas prakarsa Presiden Ali
Abdullah Saleh mengumumkan pada Parlemen dan pertemuan Dewan Syura
baru-baru ini dari niatnya untuk tidak memperpanjang pemerintahannya
atau memberikan kekuatan untuk anaknya.
6 Menteri Koordinasi Rapat Gulf Cooperation Council (GCC) dan Yaman bertemu Menteri Luar Negeri membahas pertemuan mitra Yaman yang dijadwalkan akan diadakan di Riyadh.
Al-Qirbi menjelaskan kepada para menteri Teluk tentang perkembangan terbaru di Yaman, mencatat dengan inisiatif ulama yang telah disetujui oleh pemerintah tetapi ditolak oleh oposisi.
Menteri menunjuk kepada hubungan kerjasama antara Yaman dan negara-negara GCC serta pentingnya kemitraan penuh antara mereka, khususnya dalam tantangan yang dihadapi oelh Yaman.
Dia menunjukkan bahwa pertemuan ini akan difokuskan untuk mendukung rencana pembangunan Yaman.
Yaman Memecahkan masalah ekonomi, diatapi oleh pengangguran dan kemiskinan, serta proyek strategis pelaksanaan akan berkontribusi seputar ketegangan di jalur politik, katanya menambahkan.
Sebagai gantinya, para menteri GCC memuji langkah yang diambil oleh Yaman untuk melaksanakan reformasi bertujuan untuk meningkatkan ekonomi Yaman dan memperbaiki lingkungan investasi yang akan membantu mengintegrasikan ekonomi Yaman dengan GCC.
Para menteri menegaskan dukungan negara mereka untuk, keamanan Yaman persatuan dan stabilitas serta sebagai upaya untuk mempromosikan dialog nasional.
Pertemuan meninjau pengaturan saat ini untuk mengadakan pertemuan menteri negara-negara sahabat dan makalah yang diajukan oleh Yaman.
Sekretaris Jenderal GCC Abdul-Rahman Al-Attyah mendesak negara-negara berpartisipasi dalam pertemuan mendatang untuk mendukung Yaman dan menawarkan bantuan yang diperlukan dalam rancangan pembangunan.
Dia juga dipanggil untuk mengadopsi rekomendasi komite teknis bersama dalam rapat 9 nya.