Hudaidah, 05 April - sumber medis di Provinsi Hudeidah mengatakan bahwa
puluhan domonstran pendukung dan anti pemerintah yang terjadi pada hari
Senin mengakibatkan puluhan luka-luka dari kedua belah pihak, smentara
itu pasukan anti huru hara meredamnya dengan menyemburkan gas air mata
tetapi malah menjadi korban amukan massa dan empat dari mereka tewas,
seperti dikutib Kantor Berita Resmi Yaman (Saba), kemarin Senin,
(04/04).
Di sisi lain, saksi mata mengatakan bahwa sejumlah pengunjuk rasa mencoba memasuki bangunan kegubernuran setelah melempar batu di pintu gerbang perusahaan yang memaksa polisi untuk melepaskan tembakan ke udara dan gas air mata untuk menghentikan mereka.
Bentrokan di Hudaida tadi malam dengan polisi adalah untuk mencegah mereka dalam mengatur tenda lebih banyak di jalan tetangga perkemahan yang mengakibatkan 300 pengunjuk rasa menderita akibat gas air mata dan delapan polisi luka parah, tulis Saba.
Sementara itu di Provinsi Taiz juga terjad bentrok yang sama dan mengakibatkan sepuluh tewas dan puluhan lainnya luka-luka.