Sana'a - Sumber informasi di Kementerian Dalam Negeri Yaman menegaskan
bahwa rencana eskalasi kekerasan telah dibahas dalam sebuah pertemuan
yang diadakan Senin kemarin di rumah salah satu tokoh Suku al-Ahmar di
hadapan Ali Muhsin Al-Ahmar yang memimpin unjuk rasa anti presiden yang
juga ketua angkatan bersenjata lapis baja. Rencana tersebut bertujuan
untuk membuat kerusuhan dan menkontrol sejumlah instansi pemerintah.
Sumber mengatakan bahwa rencana itu melibatkan tentara bersenjata yang dipimpin oleh putra al-Ahmar untuk membuka kerusuhan dan kemudian menuduh pasukan keamanan dan tentara pembela pemerintah terlibat dan memulai terjadinya kerusuhan berdarah yang menghancurkan bangunan-bangunan milik pemerintah. Rencana itu dimaksudkan agar pengikut al-Ahmar bisa menguasai instansi-instansi pemerintah.
Sumber menunjukkan bahwa rencana itu telah dilaksanakan oleh mereka di Kementerian Dalam Negeri, Departemen Penerangan, Departemen Pemerintah Daerah, Departemen Pendidikan Yaman Kantor Berita Saba, dan partai yang berkuasa, dan sisanya dari gedung-gedung pemerintah dan fasilitas di wilayah al-Hasaba.
Mereka menyerang rumah-rumah penduduk yang terletak di daerah tersebut untuk memaksa penduduk pergi meninggalkan rumahnya dan kemudian diambil alih oleh mereka untuk dijadikan markaz mereka.