Sumber resmi di Kementerian Dalam Negeri menyatakan kepuasannya dengan
demonstrasi damai yang digelar oleh para demonstran di Ibu Kota Sana'a
kemarin, Jumat (28/10).
Demonstrasi yang berbasis pendukung presiden Yaman Ali Abdullah Shaleh berakhir damai, jauh dari kekacauan, kerusuhan dan kehancuran yang biasanya dilakukan oleh milisi bersenjata terutama Partai Islaah, "Ikhwanul Muslimin".
Sebelumnya demonnstrasi disusupi oleh elemen-elemen bersenjata dari milisi di antara para demonstran dan penembak jitu di tempat yang berbeda di jalan yang digunakan oleh para demonstrana untuk menghasilkan kekacauan dan pertumpahan darah orang tak bersalah, baik dari para pengunjuk rasa atau personil keamanan dan warga.