Mukalla-hadhramaut.info. Seberat enam belas ribu kilo gram obat-obatan terlarang dari berbagai macam jenis berhasil disita sejak pertengahan tahun ini di Provinsi Hadhramaut .
Hal itu diungkapkan ketua Badan Pengawasan Obat-obatan Terlarang Provinsi Hadhramaut, Fahmi Mahrus saat diwawancarai Radio Mukalla yang disiarkan langsung pada hari Ahad (29/6) kemarin.
Jumlah tersebut, lanjut Fahmi, lebih banyak dibanding tahun lalu yang hanya seribu lima ratus lima kilo gram. Semenjak tahun dua ribuan obat-obatan terlarang sejenis ganja dan lainnya semakin meningkat, padahal tahun-tahun sebelumnya hanya empat sampai lima kilo gram, tegas Fahmi.
Fahmi juga mengatakan faktor utama yang menjadikan bertambahnya obat-obatan tersebut, adalah jalur transportasi yang setrategis yang dimiliki Hadhramaut baik melalui darat ataupun laut, dan hampir bisa dipastikan barang-barang tersebut datang dari luar negeri seperti Pakistan, Afganistan dan Iran.
Tahun ini kami berhasil membongkar bandar yang dijadikan tempat transaksi jual beli obat-obatan tersebut dan menangkap para pelakunya, kata Fahmi.
Diharapkan generasi Hadhramaut jangan sampai terkena imbasnya, mengingat Hadhramaut memiliki letak geografis yang sangat setrategis.